Wednesday, April 21, 2010

Kepulauan Seribu (4), Tips dan Riview Jejak Backpacker

Pulau Wisata (resort island). Wisatawan mancanegara umumnya berkunjung ke pulau wisata yang sudah memiliki sarana dan prasarana lengkap seperti Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Kotok, Pulau Putri, Pulau Pantara, Pulau Sepa. Pengelola pulau wisata (resort island) yang ada di Kepulauan Seribu diantaranya ada yang menawarkan program kunjungan sehari. Wisatawan berangkat pagi hari dari Marina Ancol Jakarta menuju salah satu pulau wisata dan sore harinya kembali lagi ke Jakarta.

Pulau Pramuka. Wisatawan lokal umumnya berkunjung ke Pulau Pramuka selain pulau wisata (resort island) di Kepulauan Seribu. Alasan wisatawan lokal yang berkunjung ke Pulau Pramuka adalah harga yang harus dibayar lebih murah dibandingkan dengan berkunjung pulau wisata (resort island). Namun perlu dicatat bahwa fasilitas yang ada di Pulau Pramuka tidaklah selengkap yang ada di Pulau Wisata (resort island)

Transportasi menuju Pulau Pramuka. Bagi backpacker yang tidak tergantung dengan fasilitas lengkap dan tertarik berkunjung ke Pulau Pramuka maka yang patut anda ketahui adalah : untuk mengunjungi Pulau Pramuka menggunakan kapal kayu yang berangkat setiap hari pukul 6 – 7.30 pagi dari pelabuhan Muara Angke, Jakarta. Kepulangan dari Pulau Pramuka ke Muara Angke jadwal kapal setiap hari pukul 1 siang. Waktu tempuh dari Muara Angke ke Pulau Pramuka dan sebaliknya sekitar 2,5 – 3 jam. Tidak ada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Pulau Pramuka dan di pulau-pulau lainnya di Kepulauan Seribu, oleh karena itu bawalah uang tunai secukupnya.

Keterbatasan Listrik
. Pulau Pramuka memiliki keterbatasan diantaranya aliran listrik akan dimatikan beberapa jam pada siang hari dan disarankan untuk menghidupkan Air Conditioner (AC) mulai pukul 21.00 malam.

Villa Delima di Pulau Pramuka.
Terdapat beberapa home stay di Pulau Pramuka dan sebuah penginapan yang letaknya strategis ditepi laut seperti Villa Delima (021) 543 73149. Pada musim liburan biasanya penginapan di Pulau Pramuka sudah penuh dipesan oleh rombongan (grup) yang berkunjung.

Sharing Biaya
. Olahraga laut yang umumnya dilakukan pengunjung di Pulau Pramuka seperti berenang, snorkeling, dan diving. Agar biaya yang ditanggung lebih murah disarankan bepergian ke Pulau Pramuka berkelompok atau minimal 3 orang agar biaya penyewaan kapal kayu untuk kegiatan olah raga laut dapat di-sharing bersama.

Perkiraan Biaya
. Perkiraan harga-harga di Pulau Pramuka (update tahun 2009) : sewa penginapan Rp. 200 – 350 ribu per hari dan dapat ditempati 2 atau 3 orang, sewa kapal kayu setengah hari Rp. 150 – 200 ribu, sewa alat snorkeling Rp. 25 – 35 ribu, instruktur snorkeling Rp. 60 ribu, sewa alat diving dan instruktur untuk setengah hari Rp. 300 – 500 ribu, ongkos kapal kayu dari Muara Angke Jakarta ke Pulau Pramuka atau sebaliknya Rp. 30 ribu, kapal kayu regular antara Pulau Pramuka ke Pulau Panggang dan sebaliknya Rp. 3 ribu, harga makanan (nasi, ikan, sayur) sekitar Rp. 10 – 15 ribu. Selamat berlibur ke Kawasan Kepulauan Seribu di Jakarta, Indonesia..

Read More..

Kepulauan Seribu (3), Pulau Konservasi, Sejarah, dan Sisi Lainnya

Didalam kawasan Kepulaun Seribu terdapat Taman Nasional yang diberi nama Taman Nasional Kepulauan Seribu yang mencakup 44 pulau di dalamnya dengan luas sekitar 110 Ha. Kawasan taman nasional ini mempunyai nilai konservasi tinggi karena keanekaragaman jenis dan ekosistem yang dimiliki. Program pelestarian taman nasional salah satunya adalah penangkaran penyu sisik (eretmochelys imbricata), hutan mangrove dan padang lamun di Pulau Pramuka. Pembudidayaan ikan hias banyak dilakukan di Pulau Panggang.

Wilayah konservasi lainnya adalah Pulau Rambut yang menjadi habitat bagi burung-burung asli Kepulaun Seribu termasuk Elang Bondol yang menjadi mascot kota Jakarta. Pulau Bokor adalah kawasan konservasi bagi kelestarian terumbu karang, mollusca dan aneka jenis biota laut yang eksotis.

Pulau Khayangan, Pulau Onrust dan Pulau Kelor memiliki banyak situs bersejarah. Di Pulau Khayangan terdapat sisa bangunan benteng lengkap dengan meriam penginggalan Belanda. Pulau Onrust dahulu merupakan galangan kapal VOC dan terdapat sisa-sisa bangunan karantina haji, sedangkan di Pulau Kelor terdapat benteng Martello yang pada masa penjajahan Belanda merupakan benteng pertahanan bagi wilayah perairan teluk Jakarta.

Sisi Lain Kepulauan Seribu
Daya tarik kepulauan Seribu tidak hanya pada panorama alamnya. Daya tarik lainnya dapat disaksikan dari rutinitas masyarakat seperti melakukan usaha budidaya rumput laut, ikan kerapu, pembuatan perahu / kapal dan penangkaran penyu sisik.

Masyarakat di Kepulauan Seribu, terutama yang menetap di Pulau Pramuka banyak yang membuat aneka makanan ringan dari bahan olahan tepung buah sukun yang banyak digemari penduduk lokal maupun yang datang berkunjung ke Pulau Pramuka.

Pulau-pulau pada Kepulauan Seribu yang menjadi pemukiman penduduk serta menarik untuk dikunjungi adalah : Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Panggang, dan Pulau Tidung dengan aktivitas keseharian masyarakatnya sebagai nelayan, pengusaha, pedagang, dan karyawan.

Catatan backpacker Kepulauan Seribu (3), Pulau Konservasi, Sejarah, dan Sisi Lainnya berlanjut ke Kepulauan Seribu (4), Tips dan Riview Jejak Backpacker


Read More..