Thursday, March 4, 2010

Krakatoa Trip

Berawal dari ajakan rekan kantor untuk bergabung dengan kelompok mereka yang selama ini bepergian secara bersama-sama ketempat-tempat menarik di Indonesia yang sarana transportasinya masih kurang memadai atau tempat-tempat yang membutuhkan izin khusus seperti memasuki kawasan Cagar Alam Krakatau di Lampung Selatan.

Walaupun sebenarnya saya seorang Solo Backpacker, namun ajakan tersebut diterima dengan pertimbangan dapat menghemat biaya perjalanan. Pengatur acara (Event Organizer) perjalanan Krakatoa Trip mematok harga cukup murah dan terjangkau, sesuailah bagi seorang backpacker ”kere” seperti Jejak Backpacker. Krakatoa Trip menerapkan sharing cost atau menanggung biaya perjalanan secara bersama-sama.

Rute perjalanan menuju kawasan Cagar Alam Krakatau dilakukan dari Jakarta menyeberangi Selat Sunda melalui Pelabuhan Merak di Banten menuju Pelabuhan Bakauheni di Lampung. Walaupun sebernarnya kawasan Cagar Alam Krakatau dapat dijangkau dari kawasan Carita di Propinsi Banten, tetapi rute dari Pelabuhan Bakauheni tetap dipilih agar dapat berkunjung ke pulau-pulau lainnya di Propinsi Lampung sekaligus menemukan tempat-tempat menarik untuk snorkeling.

Data Krakatoa Trip
Krakatoa Trip dilaksanakan pada tanggal 25 – 28 Februari 2010 dengan biaya Rp 585 ribu per orang dengan jumlah peserta sekitar 27 orang. Perjalanan dimulai pada tanggal 25 Februari 2010 pukul 22.00 Wib, dari terminal Kampung Rambutan di Jakarta.

Menggunakan bus Primajasa AC menuju Pelabuhan Merak dan tiba sekitar pukul 01.30 Wib. Setelah berjalan kaki sekitar 0,5 – 1 kilometer dari terminal Merak menuju Pelabuhan, akhirnya naik kapal penyeberangan sekitar pukul 02.30 Wib dan tiba di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 04.30 Wib subuh.

Setelah beristirahat di kawasan Pelabuhan Bakauheni Lampung, sekitar pukul 05.30 Wib berangkat menggunakan angkot carteran menuju Dermaga Canti dan tiba sekitar pukul 06.40 Wib. Setelah sarapan pagi pada warung disekitar dermaga Canti, pukul 08.00 Wib menyeberang menggunakan kapal kayu carteran milik Pak Amir menuju Pulau Sebesi di Lampung selatan dan tiba sekitar pukul 09.30 Wib.

Pada Pulau Sebesi menginap di Villa Pulau Sebesi Indah, Desa Tejang – Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan, telepon pengelola (Bapak Hayun) adalah 0813 6992 3312 atau 0828 7013 757. Pemilik Villa Pulau Sebesi Indah adalah Pemerintah Kapubaten Lampung Selatan. Jangan tertipu dengan kata ”Villa” seperti yang anda bayangkan dengan villa di daerah puncak Bogor. Villa disini menyerupai seperti rumah biasa yang dapat dihuni sekitar 10 – 15 orang.

Setelah beristirahat dan makan siang, Pak Amir sebagai pemilik kapal sekaligus salah seorang pengawas kawasan Cagar Alam Krakatau membawa kelompok Krakatoa Trip ber-snorkeling pada beberapa kawasan di sekitar pulau Sebesi.

Keesokan harinya pada tanggal 27 Februari 2010, perjalanan dari Pulau Sebesi menuju kawasan Cagar Alam Krakatau dimulai. Perjalanan yang sebelumnya direncakan dimulai pada pukul 04.00 Wib mundur menjadi pukul 05.00 Wib.

Waktu tempuh dari Pulau Sebesi menuju kawasan Cagar Alam Krakatau sekitar 1,5 – 2 jam menggunakan kapal kayu. Karena waktu keberangkatan dari Pulau Sebesi menuju kawasan Cagar Alam Krakatau mundur satu jam, sunrise yang rencananya dinikmati dari anakan gunung Krakatau akhirnya hanya dapat dinikmati dari atas kapal saat perjalanan menuju kawasan Cagar Alam Krakatau.

Tiba dikawasan Cagar Alam Krakatau sekitar pukul 06.30an Wib dan langsung melakukan pendakian anakan gunung Krakatau. Lama pendakian anak Krakatau sekitar 0,5 – 1 jam sampai dengan punggung gunung yang merupakan batas akhir dari pendakian. Pendakian disarankan dilakukan pada pagi atau sore hari agar suhu udara disekitar anak Krakatau tidak terlalu panas.

Setelah berada di kawasan gunung anak Krakatau sekitar 1,5 – 2 jam akhirnya kelompok Krakatoa Trip kembali turun menuju kapal dan berangkat menuju kawasan Lagoon cabe untuk snorkeling. Lagoon cabe masih berada dalam kawasan Cagar Alam Krakatau, Lampung Selatan.

Setelah snorkeling dan makan siang didaerah Lagoon cabe dan sekitarnya, perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Umang-umang yang lokasinya berdekatan dengan Pulau Sebesi. Sore harinya kembali ke Penginapan di Pulau Sebesi, istirahat, makan malam, dilanjutkan acara bakar ikan (Barbeque), dan tidur.

Pagi harinya pada tanggal 28 Februari 2010 sekitar pukul 07.00 Wib, keberangkatan pulang kembali ke Jakarta segera dimulai. Dari pulau Sebesi naik kapal kayu carteran milik Pak Amir menuju Dermaga Canti, dilanjutkan naik angkot carteran ke Pelabuhan Bakauheni Lampung, naik kapal ferry kelas ekonomi menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten, naik bus dari terminal Merak menuju Kampung Rambutan di Jakarta. Tiba kembali di Jakarta sore hari sekitar pukul 16.00 Wib.

Perkiraan Waktu Tempuh
Perkiraan waktu tempuh Jakarta – Pelabuhan Merak sekitar 2 – 3 jam dengan bus, Pelabuhan Merak – Pelabuhan Bakauheni sekitar 2 – 3 Jam, Pelabuhan Bakauhen
i – Dermaga Canti sekitar 1 – 1,5 jam dengan angkot carteran, Pelabuhan Canti – Pulau Sebesi sekitar 1,5 – 2 jam dengan kapal kayu, Pulau Sebesi - Kawasan Cagar Alam Krakatau sekitar 1,5 – 2 jam dengan kapal kayu, Carita Banten - Kawasan Cagar Alam Krakatau sekitar 2,5 – 3 jam dengan kapal kayu atau sekitar 1 – 1,5 jam dengan Speed Boat.

Perkiraan Biaya
Ongkos bus Primajasa AC dari Jakarta menuju Pelabuhan Merak atau sebaliknya sekitar Rp 17 ribu per orang, Tiket penyeberangan kapal ferry Pelabuhan Merak – Pelabuhan Bakauheni atau sebaliknya sekitar Rp. 10 ribu untuk kapal ekonomi dan Rp 30 ribu untuk kapal cepat, Carter angkot dari Pelabuhan Bakauheni – Dermaga Canti sekitar Rp 150 ribu per angkot sekali jalan atau ojek motor sekitar Rp 25 – 35 ribu (menurut keterangan warga setempat).

Biaya Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) Cagar Alam Krakatau sekitar Rp 200 ribu, sewa rumah penginapan di Pulau Sebesi sekitar Rp 200 ribu per malam belum termasuk makan (daya tampung sekitar 10 - 15 orang), Sewa kapal kayu seharian (24 jam) termasuk jasa guide dan ranger untuk ke Krakatau sekitar Rp 2 juta dan dapat ditumpangi sekitar 20-an orang penumpang. (angka-angka yang tertera pada perkiraan biaya, update pada saat perjalanan Jejak backpacker ini dilakukan. Terdapat kemungkinan harga-harga tersebut telah berubah pada saat tulisan ini anda baca dikemudian hari)

Krakatoa Trip dibagi dalam tiga tulisan berikut ini,


0 komentar: