Wednesday, April 21, 2010

Kepulauan Seribu (3), Pulau Konservasi, Sejarah, dan Sisi Lainnya

Didalam kawasan Kepulaun Seribu terdapat Taman Nasional yang diberi nama Taman Nasional Kepulauan Seribu yang mencakup 44 pulau di dalamnya dengan luas sekitar 110 Ha. Kawasan taman nasional ini mempunyai nilai konservasi tinggi karena keanekaragaman jenis dan ekosistem yang dimiliki. Program pelestarian taman nasional salah satunya adalah penangkaran penyu sisik (eretmochelys imbricata), hutan mangrove dan padang lamun di Pulau Pramuka. Pembudidayaan ikan hias banyak dilakukan di Pulau Panggang.

Wilayah konservasi lainnya adalah Pulau Rambut yang menjadi habitat bagi burung-burung asli Kepulaun Seribu termasuk Elang Bondol yang menjadi mascot kota Jakarta. Pulau Bokor adalah kawasan konservasi bagi kelestarian terumbu karang, mollusca dan aneka jenis biota laut yang eksotis.

Pulau Khayangan, Pulau Onrust dan Pulau Kelor memiliki banyak situs bersejarah. Di Pulau Khayangan terdapat sisa bangunan benteng lengkap dengan meriam penginggalan Belanda. Pulau Onrust dahulu merupakan galangan kapal VOC dan terdapat sisa-sisa bangunan karantina haji, sedangkan di Pulau Kelor terdapat benteng Martello yang pada masa penjajahan Belanda merupakan benteng pertahanan bagi wilayah perairan teluk Jakarta.

Sisi Lain Kepulauan Seribu
Daya tarik kepulauan Seribu tidak hanya pada panorama alamnya. Daya tarik lainnya dapat disaksikan dari rutinitas masyarakat seperti melakukan usaha budidaya rumput laut, ikan kerapu, pembuatan perahu / kapal dan penangkaran penyu sisik.

Masyarakat di Kepulauan Seribu, terutama yang menetap di Pulau Pramuka banyak yang membuat aneka makanan ringan dari bahan olahan tepung buah sukun yang banyak digemari penduduk lokal maupun yang datang berkunjung ke Pulau Pramuka.

Pulau-pulau pada Kepulauan Seribu yang menjadi pemukiman penduduk serta menarik untuk dikunjungi adalah : Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Panggang, dan Pulau Tidung dengan aktivitas keseharian masyarakatnya sebagai nelayan, pengusaha, pedagang, dan karyawan.

Catatan backpacker Kepulauan Seribu (3), Pulau Konservasi, Sejarah, dan Sisi Lainnya berlanjut ke Kepulauan Seribu (4), Tips dan Riview Jejak Backpacker


2 komentar:

NotesofLife said...

Oi...Jejak Backpacker...La kak nambah artikel ndu e siiitttttttttttttek pe...Uga nge?

Ruben Sukatendel si Jejak Backpacker said...

Dear Notesoflife, karena kesibukan kantor memang artikel nya cenderung ngga nambah, mudah2an segera akan ditambah. bujur